Konsep Bunga Bank Dalam Pandangan Islam (Analisis Pemikiran Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah)

Penulis

  • Juwita Sari Iaituba
  • Nazery IAI Tulang Bawang

Kata Kunci:

Bunga Bank, Riba, Ibnu Qayyim Al-Jauziah

Abstrak

Penelitian ini membahas konsep bunga bank dalam perspektif Islam, dari sudut pandangan Ibn Qayyim al-Jauziyyah, seorang ulama mazhab Hanbali. Ibn Qayyim mengkategorikan bunga bank sebagai riba yang dilarang dalam Islam karena mengandung unsur ketidakadilan dan eksploitasi yang dapat merugikan kesejahteraan masyarakat. Dalam pandangannya, riba bertentangan dengan tujuan syariat Islam yang menekankan keadilan dan kemaslahatan sosial. Meskipun secara umum menolak segala bentuk riba, Ibn Qayyim mengakui adanya pengecualian dalam keadaan tertentu. Ia membedakan antara riba jali (riba yang jelas) dan riba khafi (riba yang lebih halus), di mana riba jali dapat dibolehkan dalam kondisi darurat dan riba khafi dalam situasi mendesak. Pendekatan ini menunjukkan fleksibilitas dalam hukum Islam dalam menanggapi kebutuhan ekonomi yang kompleks. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan untuk menganalisis pemikiran Ibn Qayyim mengenai riba dan relevansinya dalam ekonomi modern. Kajian ini bertujuan untuk memberikan wawasan mengenai sistem perbankan yang sesuai dengan prinsip syariah, sekaligus berkontribusi dalam diskursus ekonomi Islam kontemporer. Dengan memahami pemikiran Ibn Qayyim, diharapkan solusi yang lebih adil dalam sistem keuangan Islam dapat dikembangkan, sehingga ekonomi yang berbasis syariah dapat semakin diterapkan secara luas dan memberikan manfaat bagi masyarakat secara keseluruhan

Unduhan

Diterbitkan

2025-05-23

Cara Mengutip

Sari, J., & Nazery. (2025). Konsep Bunga Bank Dalam Pandangan Islam (Analisis Pemikiran Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah). Jurnal Syariah Dan Hukum, 1(1), 1–10. Diambil dari https://jurnal.iaitb.web.id/index.php/jsh/article/view/15

Terbitan

Bagian

Artikel